feedburner
Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

feedburner count

Cara-Cara Senam Pilates



Senam Pilates ’FRONT LIFT / LUNGE’
Target : otot paha, bokong, betis, perut, bahu
A. Berdiri dengan kaki terbuka selebar bahu, tangan samping tubuh (bisa sambil memegang dumbel, bisa tidak). Angkat tangan ke atas kepala. Telapak tangan menghadap ke dalam. Angkat kaki kanan lurus ke depan kira-kira setinggi pinggul hingga kaki sejajar dengan lantai. Tahan 2 hitungan, kemudian jatuhkan kaki ke depan membentuk posisi lunge.
B. Saat melakukan lunge, angkat kedua tangan ke sarnping hingga sejajar bahu. Tahan 2 hitungan, kemudian berdiri, kembali ke posisi semula. Lakukan 20 kali pengulangan (10 kali untuk masing-masing kaki) dengan gerakan terkontrol.

Pilates ’FRONT PLANK/ BACK SUPPORT’
Target : otot lengan, dada, punggung, kaki, bokong, dan perut
Duduk dengan kaki lurus dan jari kaki point. Tekan telapak tangan di tanah, sekitar 15 cm dari bokong. Perut tertarik mengikuti lengkungan punggung atas. Pusatkan beban tubuh di tangan dan angkat pinggul, membentuk garis sejajar dari pergelangan kaki ke bahu. Saat mengangkat pinggul, telapak kaki rata di lantai. Tahan 2 hitungan, kemudian kembali ke posisi awal. Ulangi 10 kali.

Pilates ’LEG PULL/ PUSH-UP’
Target: otot dada, punggung, lengan, perut, bokong
Bersiap dalam posisi push-up dengan telapak tangan sejajar di bawah bahu. Posisi batang tubuh lurus. Angkat kaki kanan setinggi pinggul (ujung jari point) atau sedikit saja lebih tinggi. Angkat dan turunkan kaki kanan 5 kali. Ulangi untuk kaki kiri. Kemudian angkat kembali kaki kanan, tekuk siku, perlahan turunkan dada sampai sekitar 10 cm dari lantai. Lakukan push-up dengan kaki kanan terangkat, bergantian dengan kaki kiri terangkat.

Pilates ’BENT-KNEE ROLL-DOWN’
Target : otot perut, punggung, bahu
Duduk dengan lutut ditekuk dan lengan lurus di depan dadai Masing-masing memegang dumbel (opsional) dengan telapak tangan berhadapan. Jatuhkan tubuh ke belakang, tahan perut. Tekuk kedua lutut 90° dan angkat kaki sampai sejajar lantai. Jaga keseimbangan di tulang ekor Anda, tahan 5 hitungan. Jaga agar lengan dan kaki tetap sejajar lantai. Perlahan gulingkan punggung bawah turun sekitar 10 cm dan tahan 5 hitungan. Ulangi 10 kali tanpa menurunkan kaki atau berbaring dengan begini kalori bagian perut akan mudah terbakarselain itu otot perut anda akan terlatih .



Perempuan Malam Lebih Jarang Kena Kanker Kulit

Boston, Risiko bekerja di malam hari adalah gangguan pola tidur, yang kadang-kadang diikuti penyakit-penyakit yang lebih serius misalnya diabetes dan gangguan jantung. Namun pada perempuan, sering kerja malam justru mengurangi risiko kanker kulit.

Makin sering 'digilir' untuk masuk malam, perempuan makin aman dari risiko kanker kulit khususnya jenis kanker melanoma. Risiko untuk terkena kanker kulit berkurang justru karena ada gangguan pada pola tidur dan jam biologis yang disebut circadian rythm.

Gangguan pada pola tidur menyebabkan produksi hormon melatonin di otak berkurang. Hormon melatonin merupakan hormon yang mengatur jam biologis, termasuk memicu rasa kantuk pada waktu-waktu tertentu dan membuat orang akan terjaga pada waktu yang lain.

Pada orang dengan pola tidur yang normal, melatonin sebenarnya punya efek menghambat pertumbuhan kanker. Namun pada perempuan yang pola tidurnya terganggu, kadar melatonin yang rendah ternyata juga mengurangi risiko kanker tetapi hanya jenis kanker kulit.

Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian di Brigham and Women's Hospital yang melibatkan 68.336 perempuan. Melalui pengamatan secara berkelanjutan selama 18 tahun, para peneliti mencatat 10.799 kasus kanker kulit di antara para partisipan.

Hasil analisis menunjukkan, perempuan yang selama 10 tahun selalu digilir untuk masuk malam punya risiko 44 persen lebih rendah untuk mengalami kanker kulit. Dari berbagai kanker kulit yang risikonya berkurang, pengaruh paling besar teramati pada jenis kanker kulit melanoma.

"Meski melatonin bermanfaat bagi individu yang pola tidurnya teratur, hormon ini juga ada manfaatnya ketika kadarnya berkurang meski terbatas hanya pada perempuan dengan pola tidur tidak teratur," ungkap sang peneliti, Dr Eva Schernhammer seperti dikutip ScienceDaily, Jumat (4/3/2011).

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang menyerang sel penghasil melanin atau pigmen pemberi warna gelap pada kulit. Melanoma ganas termasuk jenis kanker kulit yang cukup mematikan, dengan kontribusi sekitar 75 persen dari jumlah kematian akibat semua jenis kanker kulit.